Dalam dunia teknologi, Apple dikenal sebagai pelopor inovasi yang berani. Namun, ada satu komponen yang tampaknya lebih dikenal karena kelemahannya ketimbang keunggulannya: kabel Lightning. Meskipun Apple telah mulai beralih ke USB-C dan pengisian daya nirkabel di berbagai perangkat terbaru, banyak produk lawas seperti iPhone generasi sebelumnya, iPad, AirPods, hingga Magic Keyboard masih mengandalkan port Lightning yang khas.
Masalahnya, seperti yang ditulis Sarah Witman dalam The New York Times,
“Apple’s Lightning cables are notoriously flimsy, and they cost more than many third-party cables—even those that Apple has certified will perform just as well as its own cables.”
Dengan kata lain, kabel Lightning memiliki reputasi yang kurang kokoh namun tetap dibanderol dengan harga premium.
Mengapa Kabel Lightning Cepat Rusak?
Kabel Lightning dikenal rentan pada bagian leher kabel yang sering kali retak atau bahkan putus setelah beberapa bulan pemakaian intensif. Hal ini berbanding terbalik dengan kesan elegan dan kokoh yang umumnya identik dengan produk Apple. Banyak pengguna akhirnya beralih ke kabel pihak ketiga yang lebih murah dan tak jarang lebih tangguh, meskipun tetap mencari yang memiliki sertifikasi Made for iPhone (MFi) demi keamanan dan kompatibilitas optimal.
Masa Depan Kabel Lightning
Dengan makin banyaknya perangkat Apple yang beralih ke USB-C, masa depan kabel Lightning tampaknya kian suram. Standar USB-C yang lebih universal, cepat, dan tahan lama memberikan keuntungan yang tak bisa diabaikan. Meski begitu, bagi pengguna perangkat Apple lawas, kabel Lightning masih menjadi kebutuhan yang sulit dihindari.
Saatnya Beralih atau Bertahan?
Bagi Anda yang masih menggunakan perangkat dengan port Lightning, pilihan terbaik adalah berinvestasi pada kabel pihak ketiga yang telah mendapatkan sertifikasi MFi untuk memastikan performa tetap optimal tanpa merogoh kocek terlalu dalam. Lagi pula, membayar lebih untuk kabel yang mudah rusak rasanya tak sejalan dengan filosofi ‘Think Different’ yang selama ini diagungkan Apple.
